Biang keringat,
atau dalam istilah medis dikenal dengan nama miliaria, merupakan masalah
kulit akibat retensi keringat yang berupa bintik-bintik kecil, berwarna
putih hingga kemerahan, menyebar, dan dapat terasa gatal. Biang
keringat dapat muncul pada semua area kulit, terutama wajah, leher,
punggung, dada, dan paha. Umumnya biang keringat timbul dalam beberapa
hari setelah kulit terpapar udara panas.
Secara klinis, berdasarkan level sumbatan kelenjar keringat yang terjadi, biang keringat terbagi atas tiga tipe yakni:
Miliaria Kristalina
Sumbatan terjadi
pada permukaan saluran kelenjar keringat, yaitu pada lapisan stratum
korneum. Gejala yang tampak adalah benjolan berukuran sangat kecil,
jernih, dan rapuh.
Miliaria Rubra
Sumbatan terjadi
pada lapisan yang lebih dalam, yaitu epidermis. Gejala yang timbul lebih
berat, seperti bintik dan benjolan yang gatal.
Miliaria Profunda
Sumbatan terjadi
pada lapisan lebih dalam lagi, yaitu di area dermoepidermal. Benjolan
yang timbul lebih besar dan berwarna kemerahan.
Ketika anak mengalami masalah kulit
seperti bintik-bintik, benjolan, atau ruam yang menyebar, tentu akan
menimbulkan pertanyaan apakah ini merupakan biang keringat, alergi, atau
infeksi. Perbedaan antara ketiganya perlu didiagnosis melalui
pemeriksaan langsung oleh dokter yang kompeten. Namun, orangtua dapat
mempelajari terlebih dahulu perbedaan biang keringat dengan gejala
alergi.
Manifestasi alergi yang timbul pada
kulit umumnya berupa urtikaria, atau sering dikenal dengan biduran,
hingga berupa dermatitis atopik atau eksim. Seperti biang keringat,
alergi juga dapat dipicu oleh udara panas atau keringat. Biasanya pada
kasus alergi ini, keluhan akan didahului oleh paparan terhadap pemicu
(zat alergen), misalnya berupa serbuk tanaman, bulu binatang, jamur,
debu, suhu panas, keringat, hingga makanan tertentu.
Pada urtikaria akibat panas, reaksi
hipersensitivitas terhadap suhu panas melibatkan pelepasan zat kimia
asetilkolin dalam tubuh, yang berperan sebagai perantara penyebab
timbulnya reaksi alergi tersebut. Gejalanya memang dapat serupa dengan
biang keringat, namun umumnya lebih gatal pada serangan pertama, dan
gejala akan ikut hilang seiring dengan menurunnya suhu tubuh.
Karakteristik Biang Keringat Akibat Sumbatan pada Kelenjar Keringat:
- Bintik-bintik kecil, gatal, dan menyengat
- Biang keringat muncul apabila
seseorang berkeringat lebih banyak dari biasanya, seperti pada suhu
udara panas atau lembap dan iklim tropis
- Biang keringat umumnya timbul pada
area yang tertutup pakaian, di mana panas yang terjebak pada permukaan
kulit memicu keringat keluar lebih banyak, sehingga kelenjar keringat
rentan tersumbat dan keringat tidak dapat keluar sebagaimana mestinya.
Kulit kemudian akan teriritasi dan menimbulkan gejala di atas. Jenis
pakaian yang terlalu tebal atau bahan pakaian yang sulit menyerap
keringat juga dapat menjadi pemicu
- Kurangnya kebersihan tubuh, seperti
frekuensi mandi yang jarang, akan mempermudah penumpukan kotoran di
permukaan kulit, sehingga kelenjar keringat rentan tersumbat
- Berat badan berlebih atau kegemukan
- Bayi lebih berisiko mengalami biang keringat, karena kelenjar keringat mereka belum berkembang sempurna
Ruam serupa juga dapat menandakan adanya
penyakit lain seperti infeksi virus atau bakteri, namun sering kali
disertai gejala khas dari infeksi yaitu demam, atau gejala lain seperti
batuk, pilek, gangguan pencernaan, dan lain-lain.
Umumnya biang keringat dapat ditangani dengan menerapkan cara-cara berikut:
- Atasi penyebab. Hindari suhu panas
dengan menjaga permukaan tubuh tetap dalam suhu normal. Contohnya dengan
berada di dalam ruangan ber-AC atau kipas angin, mandi air yang sejuk,
atau menggunakan kompres dingin tidak lebih dari 20 menit
- Pakaikan anak baju yang longgar,
berbahan lembut, ringan, seperti katun agar keringat mudah terserap.
Hindari pakaian berbahan sintetis, seperti polyester dan nylon
- Pastikan anak cukup mendapat cairan agar ia terhindar dari dehidrasi
- Hindari suhu yang terlalu panas atau
terlalu lembap. Ketika berada di luar ruangan, gunakan alat pelindung
seperti topi atau payung untuk mengurangi paparan sinar matahari. Bawa
serta kipas kecil jika perlu
- Gunakan lotion dengan kandungan calamine, karena dapat membantu mengurangi gatal dan nyeri akibat kulit yang iritasi
Apabila gejala biang keringat pada anak
tidak teratasi dengan cara di atas, atau terdapat keluhan lain yaitu
rasa gatal yang bertambah, timbulnya nanah atau pembengkakan, dan ruam
yang meluas, segera periksakan anak ke dokter untuk dilakukan evaluasi
lanjutan mengenai kemungkinan penyebab lainnya.
Kelainan pada kulit memerlukan
pemeriksaan secara langsung oleh dokter yang kompeten. Bila perlu,
dokter mungkin juga akan memberikan obat-obatan dengan resep, seperti
krim yang mengandung hidrokortison dosis rendah untuk mengurangi
peradangan pada kulit atau obat yang mengandung antihistamin yang dapat
membantu mengurangi rasa gatal.
Suka susah membedakan biang keringat dan alergi pada anak , setelah membaca postingan ini saya menjadi tau dan mengerti perbedaannya , terimakasih infonya gan ..
ReplyDelete