Cara Menghilangkan Orang Ketiga
Masuknya orang ketiga adalah bencana. Itu sudah pasti. Sayangnya, pengkhiatan dan selingkuh
tetap terjadi. Asal tahu saja, Journal of Comparative Family Studies
yang terbit di AS menyebutkan, 25 persen orang mengaku pernah terlibat
hubungan di luar nikah. Jalan keluar ekstrim, seperti menganggap tak
pernah terjadi masalah, atau sebaliknya, langsung berpisah, tak
dianjurkan oleh konselor perkawinan masa kini.Bila Anda atau pasangan terjebak masalah orang ketiga, tanyakan dalam hati, apakah hubungan masih layak diselamatkan? Jika ya, Anda harus segera menerapkan cara menyingkirkan orang ketiga berikut ini.
“Langkah pertama dan paling penting adalah menghapus pria atau wanita lain tersebut dari kehidupan Anda berdua,” ujar Scott Haltzman, MD, psikiater di Naples, Florida, AS, dan penulis The Secrets of Surviving Infidelity.
Jangan percaya begitu saja dengan perkataan pasangan bahwa dia sudah putus dengan wanita lain itu, atau menganggap pasangan sudah kembali percaya pada kesetiaan Anda. Anda berdua harus memutus benang kusut itu bersama-sama. Akan emosional? Sudah pasti. Tapi memang harus dilakukan.
Duduklah berdua dengan pasangan, tulis e-mail atau surat yang ditujukan kepada orang ketiga itu. Tuliskan dengan bahasa lugas, bahwa segala kontak harus distop dan bahwa dia tidak lagi punya bagian dari kehidupan Anda berdua.
Scott menganjurkan kalimat seperti, “Suamiku duduk bersamaku saat aku menuliskan ini. Aku tidak bisa bertemu denganmu lagi. Aku harus memperbaiki hubungan dengan suamiku. Tolong jangan hubungi aku lagi.”
Dengan cara menyingkirkan orang ketiga ini, orang yang dikhianati bisa mendapatkan kembali kendali hubungan. Sedangkan orang yang berkhianat atas hubungan dapat kembali pada jalur hubungan yang sudah seharusnya menjadi prioritas dirinya.



Ohh begitu ya gan harusnya , makaih loh atas saran2nya ..
ReplyDelete